Pemerintah memperkuat koordinasi jaringan kehumasan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang mencakup lebih dari 8.000 perangkat. Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat penyampaian kebijakan sekaligus memastikan informasi pemerintah menjangkau masyarakat hingga daerah.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan koordinasi antarkehumasan semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital. Pemerintah perlu memiliki narasi yang jelas dan mekanisme penyebaran informasi yang mampu menjangkau masyarakat secara luas.
Pernyataan itu disampaikan Meutya dalam Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) di Jakarta Pusat, Selasa. Menurutnya, forum tersebut juga dapat menjadi ruang evaluasi ketika terdapat komunikasi pemerintah yang dinilai belum cepat atau belum cukup jelas.
Meutya berharap forum komunikasi kehumasan dapat berlangsung secara berkala. Dengan koordinasi yang lebih intensif, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat menyelaraskan narasi serta merespons kebutuhan komunikasi secara lebih cepat.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari mengatakan komunikasi kebijakan memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah. Jaringan kehumasan yang tersebar di lebih dari 8.000 perangkat dinilai perlu bekerja dalam satu koordinasi agar informasi mengenai program dan hasilnya terus tersedia di ruang publik.
Menurut Qodari, pemerintah tidak dapat menunggu ketika percakapan publik berlangsung setiap saat melalui media sosial. Karena itu, agenda komunikasi perlu dilakukan secara rutin agar ruang informasi tetap terisi dengan informasi mengenai kebijakan dan kegiatan pemerintah.
Ia juga mendorong agar komunikasi program menampilkan pengalaman masyarakat sebagai penerima manfaat. Dengan pendekatan tersebut, informasi pemerintah tidak hanya menjelaskan kebijakan, tetapi juga menggambarkan perubahan yang dirasakan warga.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menekankan pentingnya komunikasi dua arah. Humas pemerintah bukan hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga perlu membaca pembicaraan publik dan menjadikannya sebagai masukan bagi pemerintah.
Bima turut mendorong penyebaran kisah inspiratif dan informasi positif dari berbagai daerah agar ruang digital tidak hanya diisi respons terhadap isu negatif maupun disinformasi.
Penguatan koordinasi tersebut diharapkan membentuk sistem komunikasi pemerintah yang lebih cepat, terarah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.
Penulis media digital yang tertarik pada teknologi, startup, dan inovasi modern di Asia.
