Ditjenpas Periksa Ferdy Sambo Terkait Temuan Lapas Cibinong

Ditjenpas Periksa Ferdy Sambo Terkait Temuan Lapas Cibinong - JakartaReport.com

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memeriksa Ferdy Sambo bersama puluhan warga binaan dan pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pemeriksaan dilakukan setelah Ombudsman RI menemukan bangunan dengan fasilitas menyerupai hunian mewah di lingkungan lapas.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengatakan total 90 orang telah dimintai keterangan dalam proses pemeriksaan. Jumlah tersebut terdiri atas 55 warga binaan dan 35 pegawai. Dari kelompok warga binaan, terdapat 21 orang yang mengikuti program asimilasi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), 33 narapidana kasus tindak pidana korupsi, serta Ferdy Sambo yang menjalani hukuman dalam perkara pidana umum.

Pemeriksaan dilakukan oleh Direktorat Pengamanan dan Intelijen serta Direktorat Kepatuhan Internal dan Etika Profesi Ditjenpas. Selain meminta keterangan, petugas juga mengecek kondisi fisik bangunan serta sejumlah area yang berkaitan dengan temuan Ombudsman.

Untuk mendukung proses investigasi, lima pejabat Lapas Cibinong dinonaktifkan sementara. Mereka terdiri atas kepala lapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum.

Sebelumnya, Ombudsman melakukan inspeksi mendadak pada 23 September 2026 dan menemukan sejumlah hunian dengan fasilitas seperti sofa, televisi, meja makan, dan kulkas. Ombudsman kemudian membuka investigasi untuk menelusuri dugaan maladministrasi serta mengetahui pihak yang menggunakan bangunan tersebut.

Namun, Ombudsman belum dapat memastikan Ferdy Sambo sebagai penghuni fasilitas yang disorot karena tim tidak bertemu langsung dengannya dan tidak memperoleh daftar warga binaan dari lapas.

Anggota Komisi XIII DPR Rieke Diah Pitaloka meminta Ditjenpas menyampaikan secara lengkap pihak-pihak yang diperiksa. Menurut Rieke, keterbukaan mengenai proses pemeriksaan diperlukan untuk memastikan akuntabilitas investigasi.

Website | + posts

Jurnalis independen yang fokus pada berita terkini Indonesia, media digital, dan isu internasional.