Pameran Perdagangan Jasa Internasional China atau China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026 resmi dibuka di Beijing pada Rabu. Gelaran ini menjadi bagian dari upaya China memperluas keterbukaan di sektor perdagangan jasa pada awal pelaksanaan Rencana Lima Tahun ke-15 periode 2026–2030.
CIFTIS 2026 berlangsung hingga 13 September di Shougang Park, kawasan bekas industri yang juga pernah menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Pameran tersebut mempertemukan pelaku usaha, organisasi internasional, serta berbagai pihak dari sektor perdagangan jasa.
Tahun ini, CIFTIS menarik partisipasi dari 90 negara, kawasan, dan organisasi internasional. Lebih dari 1.800 perusahaan tercatat mengikuti pameran secara langsung di lokasi penyelenggaraan.
Dengan mengangkat tema “Jasa Global, Kemakmuran Bersama” (Global Services, Shared Prosperity), penyelenggara menempatkan perdagangan jasa sebagai salah satu ruang penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi lintas negara.
Salah satu agenda utama dalam CIFTIS 2026 adalah KTT Perdagangan Jasa Global. Untuk pertama kalinya, kegiatan tersebut diselenggarakan bersama oleh Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO).
Selain konferensi tingkat tinggi, penyelenggara juga menyiapkan berbagai forum serta kegiatan business matchmaking. Agenda tersebut ditujukan untuk mempertemukan perusahaan dan pelaku industri sehingga peluang kerja sama serta transaksi bisnis dapat berkembang selama pameran berlangsung.
CIFTIS tahun ini juga menghadirkan pembaruan pada area pameran utama. Untuk pertama kalinya, pengunjung dapat melihat lebih dari 140 contoh inovasi yang mencakup seluruh 12 kategori perdagangan jasa.
Berbagai teknologi baru menjadi bagian dari inovasi yang dipamerkan, termasuk kecerdasan buatan (AI), model bahasa berskala besar, dan agen cerdas. Kehadiran teknologi tersebut menunjukkan semakin kuatnya keterkaitan antara perkembangan digital dan transformasi industri jasa.
Penyelenggara menilai berbagai inovasi yang ditampilkan dapat memberikan gambaran mengenai arah perkembangan sektor jasa China. Transformasi berbasis teknologi menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan model bisnis dan peningkatan efisiensi dalam penyediaan layanan.
Penyelenggaraan CIFTIS 2026 juga berlangsung pada momentum awal periode Rencana Lima Tahun ke-15 China. Melalui forum dan pameran tersebut, China berupaya memperkuat keterhubungan sektor jasa dengan pasar global sekaligus membuka ruang lebih luas bagi kerja sama internasional.
Dengan partisipasi puluhan negara dan ribuan perusahaan, CIFTIS 2026 menjadi salah satu forum yang mempertemukan berbagai kepentingan dalam perdagangan jasa global. Beragam forum, inovasi, dan pertemuan bisnis akan berlangsung hingga penutupan pameran pada 13 September.
Penulis media yang fokus pada hiburan, budaya digital, dan perkembangan media online.
