
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga pekerja proyek di dalam gorong-gorong kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Ia mengungkapkan bahwa salah satu korban merupakan warga negara (WN) China, sementara dua korban lainnya adalah warga Indonesia. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengusut penyebab insiden tersebut dan memastikan penanganan terhadap para korban berjalan sesuai prosedur.
Pramono mengatakan peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan kerja pada proyek infrastruktur. Menurutnya, seluruh proses investigasi harus dilakukan secara menyeluruh agar penyebab kecelakaan dapat diketahui dengan jelas sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Ia juga menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan proyek di wilayah Jakarta.
Insiden itu terjadi saat ketiga pekerja melakukan pengecekan dan pembersihan sumur bor di dalam gorong-gorong di kawasan Bambu Apus, Cipayung. Berdasarkan informasi kepolisian dan petugas pemadam kebakaran, salah seorang pekerja lebih dahulu masuk ke dalam saluran tersebut sebelum kehilangan kesadaran. Dua rekannya kemudian berupaya memberikan pertolongan, namun ikut pingsan dan akhirnya meninggal dunia di lokasi. Dugaan sementara, para korban mengalami kekurangan oksigen di dalam gorong-gorong, meski penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas gabungan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), kepolisian, serta tim medis dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Ketiga korban berhasil dikeluarkan dari dalam gorong-gorong dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut. Proses evakuasi berlangsung dengan menggunakan peralatan khusus mengingat kondisi ruang kerja yang sempit dan minim sirkulasi udara.
Pramono menambahkan pemerintah daerah akan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat kepolisian sebelum mengambil langkah lanjutan. Ia juga meminta seluruh kontraktor dan perusahaan pelaksana proyek memperketat penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama pada pekerjaan di ruang terbatas (confined space) yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pekerja. Evaluasi terhadap prosedur operasional dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali menelan korban jiwa.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Selain memeriksa lokasi kejadian, penyidik juga akan meminta keterangan dari saksi-saksi dan pihak perusahaan yang mengerjakan proyek. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden yang merenggut nyawa tiga pekerja tersebut.
