Mendes Tegaskan Kopdes Merah Putih Tidak Akan Tutup Warung Desa

Mendes Tegaskan Kopdes Merah Putih Tidak Akan Tutup Warung Desa - JakartaReport.com

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak bertujuan menutup maupun mematikan usaha toko kelontong atau warung milik masyarakat di desa dan kelurahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Yandri untuk menepis berbagai informasi yang beredar di media sosial mengenai keberadaan Kopdes Merah Putih. Menurutnya, narasi yang menyebut pemerintah akan menutup warung desa atau melarang aktivitas perdagangan dalam radius tertentu merupakan informasi palsu yang tidak memiliki dasar.

Berbicara dalam Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar, Selasa, Yandri menyatakan pemerintah telah melaporkan penyebaran informasi tersebut kepada Mabes Polri. Ia menjelaskan, konten yang beredar diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) sehingga menyesatkan masyarakat.

Yandri menegaskan bahwa isu penutupan warung maupun larangan berdagang dalam radius dua kilometer adalah hoaks. Menurutnya, pemerintah justru berkomitmen memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pemberdayaan usaha kecil dan koperasi.

Ia juga menepis anggapan bahwa program Kopdes Merah Putih akan mengancam keberlangsungan usaha mikro. Menurut Yandri, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan selama ini dikenal sebagai sosok yang mendukung pelaku usaha kecil dan UMKM sehingga tidak mungkin mengambil kebijakan yang merugikan masyarakat desa.

Seminar tersebut dihadiri sekitar sepuluh organisasi desa di Sulawesi Selatan, termasuk APDESI Merah Putih, APDESI, PAPDESI, AKSI, Gema Desa Nuswantoro, Kompakdesi, ABPEDNAS, hingga DPN PPDI. Forum itu dimanfaatkan pemerintah untuk memberikan penjelasan langsung mengenai tujuan dan mekanisme pembentukan koperasi desa.

Yandri menjelaskan bahwa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal memiliki peran penting dalam pengembangan Kopdes Merah Putih karena program tersebut didukung melalui pemanfaatan dana desa. Oleh sebab itu, keberhasilan koperasi dinilai sangat bergantung pada dukungan pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Ia mengajak seluruh kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta berbagai organisasi masyarakat untuk membantu meluruskan informasi yang keliru agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menurut Yandri, Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun ekonomi dari tingkat desa, memperluas pemerataan kesejahteraan, dan menekan angka kemiskinan melalui penguatan ekonomi kerakyatan.

Pemerintah berharap keberadaan koperasi desa dapat menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi lokal tanpa menghilangkan peran pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

+ posts