Sebanyak 150 penumpang KM Makmur Jaya berhasil dievakuasi setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Jakarta, Minggu (5/7/2026). Seluruh penumpang dan awak kapal dipastikan selamat setelah proses penyelamatan dilakukan oleh tim gabungan yang bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Insiden bermula ketika KM Makmur Jaya berlayar dari Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, menuju Pulau Pramuka. Di tengah perjalanan, kapal mendadak kehilangan tenaga penggerak sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran. Arus laut yang cukup kuat kemudian menyeret kapal hingga kandas di kawasan perairan dekat Pulau Pari, memaksa penumpang menunggu bantuan evakuasi.
Merespons laporan darurat tersebut, personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), kepolisian, serta unsur terkait lainnya diterjunkan ke lokasi. Proses penyelamatan dilakukan secara bertahap dengan memindahkan seluruh penumpang dari kapal menuju daratan Pulau Pari menggunakan armada evakuasi yang telah disiapkan.
Petugas menyatakan operasi berlangsung lancar meski kondisi cuaca dan gelombang di lokasi sempat menjadi tantangan. Beberapa penumpang harus berjalan perlahan ketika mendekati daratan akibat posisi kapal yang berada di perairan dangkal. Berkat koordinasi antarlembaga dan dukungan warga setempat, seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa adanya korban jiwa maupun korban luka.
Hasil pemeriksaan awal terhadap kapal mengindikasikan mesin tidak dapat beroperasi karena bahan bakar minyak (BBM) diduga tercampur air. Kondisi tersebut menyebabkan sistem penggerak kapal kehilangan fungsi sehingga pelayaran terhenti di tengah perjalanan. Penyebab pasti gangguan teknis masih akan ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan tidak ada faktor lain yang memicu insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi pada jalur pelayaran yang ramai digunakan wisatawan dan warga menuju Kepulauan Seribu. Otoritas terkait memastikan seluruh penumpang telah berada dalam kondisi aman, sementara kapal akan menjalani penanganan lebih lanjut sebelum dapat kembali dioperasikan. Evaluasi terhadap aspek keselamatan pelayaran juga akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang pada masa mendatang.
Jurnalis gaya hidup dan pariwisata yang mengangkat budaya dan tren modern Indonesia.
