ASEAN Dorong Penyelesaian Kode Etik Laut China Selatan Demi Stabilitas Kawasan

ASEAN Dorong Penyelesaian Kode Etik Laut China Selatan Demi Stabilitas Kawasan - JakartaReport.com

Negara-negara anggota ASEAN menargetkan perundingan Code of Conduct (COC) atau kode etik Laut China Selatan dapat diselesaikan pada 2026. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan penting untuk menjaga perdamaian, mengurangi potensi konflik, dan memperkuat stabilitas kawasan sesuai ketentuan hukum internasional.

Komitmen itu tertuang dalam Komunike Bersama Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 yang digelar di Manila, Filipina. Dalam dokumen tersebut, para menteri menegaskan pentingnya menyelesaikan perundingan COC secara efektif dan substantif dengan berpedoman pada Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982.

ASEAN menyatakan optimistis terhadap perkembangan negosiasi yang dinilai terus menunjukkan kemajuan positif. Organisasi kawasan itu juga mengapresiasi berbagai langkah yang telah ditempuh seluruh pihak untuk menjaga kelangsungan dialog mengenai aturan bersama di Laut China Selatan.

Selain mendorong penyelesaian perundingan, ASEAN menilai situasi yang kondusif harus terus dipertahankan agar proses negosiasi berjalan tanpa hambatan. Berbagai langkah praktis untuk menekan risiko kecelakaan, kesalahpahaman, maupun salah perhitungan di kawasan juga dinilai penting demi menjaga stabilitas regional.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah menteri luar negeri menyampaikan keprihatinan terhadap aktivitas reklamasi lahan, pembangunan berbagai fasilitas, serta insiden yang terjadi di Laut China Selatan. Berbagai aktivitas tersebut dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan sekaligus mengganggu rasa saling percaya di antara para pihak yang memiliki kepentingan di kawasan.

ASEAN kembali mengingatkan seluruh pihak agar menahan diri dari tindakan yang dapat memperumit sengketa atau memperburuk situasi keamanan. Para menteri juga menegaskan bahwa setiap perbedaan harus diselesaikan melalui dialog damai dengan tetap menghormati prinsip-prinsip hukum internasional.

Selain itu, ASEAN kembali menegaskan pentingnya menghindari militerisasi di Laut China Selatan serta mematuhi Declaration on the Conduct of Parties in the South China Sea (DOC) 2002 sebagai pedoman sementara sebelum COC disepakati secara penuh.

Melalui penyelesaian Code of Conduct, ASEAN berharap Laut China Selatan dapat terus menjadi kawasan yang aman bagi pelayaran dan penerbangan internasional, sekaligus mendukung terciptanya perdamaian, keamanan, stabilitas, serta pembangunan ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh negara di kawasan Asia Tenggara.

Website |  + posts

Shama is a Content Specialist, News Writer, and PR Professional with over 4.5+ years of experience in digital publishing, journalism, press release writing, and SEO content development. She specializes in business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, creating well-researched and engaging content for media platforms, brands, and global audiences. Throughout her career, she has contributed to news articles, press releases, industry reports, and thought leadership content, helping organizations communicate complex ideas with clarity and credibility. Her work is driven by a commitment to accuracy, research, and delivering valuable insights that inform and engage readers.