Pemerintah resmi menurunkan bunga kredit ultra mikro menjadi 8 persen sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil. Kebijakan tersebut menyasar nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang dikelola PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dengan dukungan subsidi bunga yang diperkirakan mencapai Rp25 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan subsidi bunga yang disiapkan pemerintah akan disesuaikan dengan biaya dana (cost of fund) PNM. Nilainya diperkirakan berada pada kisaran Rp18 triliun hingga Rp25 triliun, tergantung kondisi pembiayaan yang berlaku.
Airlangga mengatakan kebijakan ini berlaku bagi pelaku usaha ultra mikro dengan plafon pinjaman hingga Rp15 juta yang menjadi peserta program PNM Mekaar. Sementara pembiayaan di atas Rp15 juta tetap masuk dalam skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program Mekaar sendiri diprioritaskan bagi perempuan pelaku usaha prasejahtera sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Penurunan bunga dilakukan untuk mengurangi beban biaya pinjaman yang selama ini berada pada kisaran 18–25 persen. Pemerintah berharap bunga yang lebih rendah dapat meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis, memperluas produksi, dan menciptakan lapangan kerja baru.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta bunga pembiayaan ultra mikro ditekan hingga berada di bawah 10 persen. Pemerintah menilai pelaku usaha kecil perlu memperoleh akses pembiayaan yang lebih murah agar mampu bersaing dan memperkuat kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain meringankan beban debitur, program subsidi bunga diharapkan mampu mempercepat penyaluran pembiayaan kepada jutaan pelaku usaha ultra mikro di berbagai daerah. Pemerintah optimistis kebijakan ini akan memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
Shama is a Content Specialist, News Writer, and PR Professional with over 4.5+ years of experience in digital publishing, journalism, press release writing, and SEO content development. She specializes in business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, creating well-researched and engaging content for media platforms, brands, and global audiences. Throughout her career, she has contributed to news articles, press releases, industry reports, and thought leadership content, helping organizations communicate complex ideas with clarity and credibility. Her work is driven by a commitment to accuracy, research, and delivering valuable insights that inform and engage readers.
